Browsing "Older Posts"

Halo sahabat selamat datang di website homecare24.xyz, pada kesempatan hari ini kita akan membahas seputar Agar Manfaatnya Optimal, Tidur Siang Juga Ada Aturannya, Lho!, kami sudah mempersiapkan artikel tersebut dengan informatif dan akurat, silahkan membaca

Jika Anda kurang tidur atau hanya ingin mencari waktu untuk istirahat, Anda mungkin memilih untuk tidur siang sebentar. Mungkin Anda lebih sering mendengar anjuran tidur siang untuk anak-anak. Padahal, tidur siang tidak hanya berlaku untuk anak-anak, orang dewasa pun juga membutuhkannya. Namun, Anda perlu tahu cara tidur siang yang baik. Sebab, tidur siang di waktu yang salah atau terlalu lama malah bikin badan tidak enak dan manfaatnya tidak bisa didapatkan.

Apa manfaat tidur siang?

Meski aktivitas Anda padat dan mungkin tidak ada waktu untuk tidur siang sebentar, Anda tetap perlu meluangkan waktu secukupnya. Tidur siang yang baik memberikan berbagai manfaat untuk orang dewasa, termasuk:

  • relaksasi
  • mengurangi kelelahan
  • meningkatkan kewaspadaan
  • meningkatkan suasana hati
  • meningkatkan performa kerja, secara fisik dan mental

Namun, tidur siang juga ada efeknya

Tidur siang memang memiliki manfaat, tapi tidak semua orang bisa tidur siang. Ada orang yang tidak bisa tidur di siang hari atau tidak bisa tidur kalau tidak di kamar sendiri.

Tidur siang juga dapat memiliki efek negatif, seperti:

  • Sleep inertia. Fenomena di mana Anda merasa uring-uringan dan linglung setelah bangun tidur siang.
  • Gangguan tidur di malam hari. Tidur siang sebentar harusnya tidak memengaruhi kualitas tidur malam bagi kebanyakan orang. Namun, jika Anda insomnia atau punya gangguan tidur seperti sering mengigau, tidur siang bisa memperparah gangguan ini. Tidur siang yang kelamaan mungkin juga dapat mengganggu tidur malam hari.

Kapan Anda perlu tidur siang yang baik?

Ada perlu menyediakan waktu untuk tidur siang yang baik jika Anda:

  • tiba-tiba merasa letih atau mengantuk
  • akan kurang tidur di malam hari, misalnya karena shift kerja malam atau kebagian lembur
  • ingin menjadwalkan tidur siang secara rutin

Terkadang Anda merasa perlu tidur siang lebih lama, padahal Anda tidak beraktivitas berat atau kelelahan. Jika ini terjadi, segera diskusikan dengan dokter Anda. Anda mungkin perlu minum obat, mengalami gangguan tidur, atau punya kondisi medis lain yang bisa menganggu tidur malam Anda.

Bagaimana cara tidur siang yang baik?

Untuk mendapatkan manfaat yang tepat dari tidur siang, Anda perlu mengikuti tips-tips ini:

  • Tidur siang yang baik hanya dilakukan 10-30 menit. Semakin lama Anda tidur siang, semakin besar kemungkinan Anda merasa uring-uringan setelah bangun.
  • Waktu tidur siang yang baik adalah tengah hari, atau sekitar jam 2-3 sore. Ini adalah waktu yang ideal karena Anda mungkin mengantuk setelah makan siang. Selain itu, tidur siang yang dilakukan pada jam ini cenderung tidak akan menganggu tidur Anda di malam hari.
  • Waktu tidur siang yang baik juga ditentukan sesuai dengan kebutuhan dan jadwal tidur Anda.
  • Tempat tidur siang yang baik adalah di tempat yang tenang dan gelap dengan suhu kamar yang nyaman dan tidak terlalu bising.
  • Setelah tidur siang, jangan buru-buru bangun dan beraktivitas lagi. Buru-buru bangun bisa membuat Anda sakit kepala, uring-uringan, dan tidak enak badan. Berikan jeda beberapa menit sampai Anda merasa segar lagi.

Itulah tadi informasi mengenai Agar Manfaatnya Optimal, Tidur Siang Juga Ada Aturannya, Lho! dan sekianlah artikel dari kami homecare24.xyz, sampai jumpa di postingan berikutnya. selamat membaca.

Tags:

Agar Manfaatnya Optimal, Tidur Siang Juga Ada Aturannya, Lho! oleh - homecare24.xyz

By Blog Terbaru → Selasa, 18 Agustus 2020

Halo sahabat selamat datang di website homecare24.xyz, pada kesempatan hari ini kita akan membahas seputar Ketahui Berbagai Kemungkinan Penyebab Benjolan di Penis, kami sudah mempersiapkan artikel tersebut dengan informatif dan akurat, silahkan membaca

Wajar jika Anda khawatir saat menemukan kutil atau benjolan di penis yang Anda yakin sebelumnya tidak pernah ada. Penting untuk diingat bahwa kulit penis sebenarnya tampak bergelombang dan berbukit, sehingga mungkin Anda hanya menggambarkan kondisi penis normal.  Berikut penjelasan mengenai penyebab dan kondisi yang perlu diwaspadai jika Anda mengalami benjolan pada penis.

Berbagai kemungkinan penyebab benjolan pada penis

Jika Anda belum pernah berhubungan seks, satu-dua benjolan putih yang tampak pada batang penis.

Hal ini mungkin adalah jerawat biasa, rambut yang tumbuh ke dalam, atau kista jinak sebagai hasil iritasi dari mencukur, kulit yang bergesekan dengan kain pakaian, atau reaksi alergi. Kondisi ini tidak berbahaya dan tidak menular, tidak perlu Anda khawatirkan.

Permukaan kulit penis yang sedikit menonjol bisa menandakan hirsutis corona glandis alias papula penis mutiara (pearly penile papules/PPP), sering tampak sebagai bintik "mutiara" kecil atau tonjolan mirip kubah sewarna daging yang terbentuk di sekitar lingkaran kepala penis.

Sementara itu, jika tonjolan-tonjolan kecil ini berwarna putih kekuningan (tanda hadirnya folikel rambut), benjolan di penis seperti ini seringnya menandakan Fordyce spots. Fordyce spots dan PPP adalah satu lagi kondisi kulit penis yang normal dan tidak berbahaya, sering ditemukan pada mayoritas pria dewasa.

Jika Anda baru saja berhubungan seks atau masturbasi, Anda mungkin memperhatikan adanya benjolan pada organ intim Anda. Pembengkakan keras pada batang penis setelah aktivitas seksual disebut dengan lymphocele.

Benjolan ini terjadi saat saluran getah bening pada penis terblokir untuk sementara waktu. Pembengkakan ini akan segera mengempis dan tidak menimbulkan masalah permanen.

Penyebab yang lebih serius

Meski umumnya benjolan pada penis tidak berbahaya, namun ada pula penyebab yang lebih serius. Benjolan di penis mungkin menjadi tanda herpes tipe 2 yaitu penyakit seks menular paling umum yang menghasilkan benjolan kemerahan menyakitkan pada penis atau kulit di area genital, dan dapat memiliki penampilan berkerak.

Selain itu, HPV (human papillomavirus) atau kutil kelamin juga bisa muncul sebagai benjolan di penis (menyembul atau datar), berwarna putih atau mirip daging, dan biasanya tidak gatal atau diikuti sensasi panas.

Benjolan di penis juga bisa sebagai akibat dari virus moluskum kontagiosum, satu keluarga dengan virus cacar, dan muncul sebagai tonjolan bermata putih yang berkelompok.

Penyakit seks menular mungkin saja tidak menimbulkan benjolan pada organ intim Anda. Namun, infeksi ini berisiko bagi kesehatan (dan pasangan) jika tidak segera diobati.

Apa yang harus dilakukan jika menemukan benjolan di penis?

Jerawat, kista, rambut yang tumbuh ke dalam, dan papula tidak akan menimbulkan bahaya. Meski demikian, hindari  memencetnya karena dapat menimbulkan infeksi kulit dan meninggalkan bekas luka.

Anda dapat membersihkan kulit penis yang bermasalah dengan air hangat dan sabun lembut.

Namun, hindari menggosok kulit dengan keras. Pasalnya, kulit di area genital sangat sensitif dan menggosok kencang dapat menyebabkan masalah seperti ruam atau iritasi.

Hal yang pasti, Anda kini bisa duduk tenang menghela napas dan menyingkirkan ketakutan akan benjolan pada penis sebagai kemungkinan kanker.

Kanker penis adalah salah satu jenis kanker kelamin yang paling jarang ditemukan. Jadi kecil kemungkinannya benjolan pada penis Anda menandakan gejala kanker.

Jika Anda khawatir tentang kutil dan benjolan di penis Anda, konsultasikan ke dokter atau klinik kesehatan reproduksi. Jangan merasa takut atau malu untuk berkonsultasi dengan dokter untuk pemeriksaan atau pengobatan.

Itulah tadi informasi mengenai Ketahui Berbagai Kemungkinan Penyebab Benjolan di Penis dan sekianlah artikel dari kami homecare24.xyz, sampai jumpa di postingan berikutnya. selamat membaca.

Tags:

Ketahui Berbagai Kemungkinan Penyebab Benjolan di Penis oleh - homecare24.xyz

By Blog Terbaru → Rabu, 12 Agustus 2020

Halo sahabat selamat datang di website homecare24.xyz, pada kesempatan hari ini kita akan membahas seputar Bolehkah Berhubungan Seks Saat Kena Infeksi Saluran Kemih? oleh - homecare24.xyz, kami sudah mempersiapkan artikel tersebut dengan informatif dan akurat, silahkan membaca

Infeksi saluran kemih adalah salah satu penyakit yang banyak terjadi pada wanita. Namun, laki-laki juga bisa mengalaminya. Penyakit ini menimbulkan gejala berupa nyeri saat buang air kecil, bau urine menyengat, serta warna urine keruh atau kadang berdarah.

Jika Anda atau pasangan mengalaminya, mungkin muncul keraguan antara berhenti dan tetap melanjutkan berhubungan seks. Lantas, apakah boleh berhubungan seks saat menderita penyakit infeksi saluran kemih atau harus disetop dulu? Berikut penjelasannya.

Haruskah berhenti berhubungan seks saat infeksi saluran kencing?

cara memuaskan istri

Penyebab infeksi saluran kencing adalah infeksi bakteri yang menyerang saluran kemih. Hal ini menimbulkan gejala seperti nyeri saat buang air kecil, urinasi yang jadi lebih sering, anyang-anyangan, urine berwarna keruh atau bahkan berdarah. Beberapa orang juga mengalami gejala berupa demam serta mual dan muntah.

Penyakit ini lebih rentan menyerang wanita, terutama bagi mereka yang aktif berhubungan seksual. Sebabnya, uretra (saluran yang mengeluarkan urine dari kandung kemih) pada tubuh wanita lebih pendek daripada pria. Selain itu, posisi vagina juga berada sangat dekat dengan kandung kemih, membuatnya rentan dimasuki oleh bakteri.

Perlu diketahui, seks bisa menjadi awal mula terjadinya infeksi pada saluran kemih. Berhubungan seks dapat membuat gejala infeksi saluran kencing semakin parah.

Pasalnya, seks dapat mendorong bakteri yang ada di sekitar vagina masuk lebih jauh ke dalam tubuh melalui penetrasi sehingga hal ini akan membuat bakteri tinggal dan menempel di lapisan kandung kemih, lalu tumbuh dan berkembang biak di sana.

Lantas jika telah terjadi, pertanyaan selanjutnya adalah amankah hubungan seks yang dilakukan saat terkena infeksi saluran kemih.

Sebetulnya, Anda boleh-boleh saja berhubungan seks dengan pasangan meski saat Anda menderita infeksi saluran kencing. Namun, alangkah lebih baik jika Anda setop dulu berhubungan seks untuk sementara waktu.

Saat berhubungan seksual, semua benda yang masuk ke dalam vagina baik itu jari, mainan seks, maupun penis dapat memberikan tekanan berlebih pada organ saluran kencing. Akibatnya, kandung kemih akan semakin tergencet dan memicu rasa sakit saat berhubungan seksual.

Apakah infeksi saluran kencing bisa menular ke pasangan?

anal seks

Kabar baiknya, bercinta dengan pasangan yang terkena infeksi saluran kencing tidak menular. Penyakit ini tidak sama dengan penyakit kelamin menular seksual lain. Anda juga tidak akan tertular infeksi saluran kemih setelah menggunakan dudukan toilet yang sama.

Namun, perlu diingat bahwa memaksakan berhubungan seksual dapat memperparah gejala infeksi. Penetrasi akan memberi tekanan pada saluran kemih yang mungkin akan membuat Anda merasa tak nyaman.

Jadi, sebaiknya buatlah kesepakatan dengan pasangan untuk menunda berhubungan seks sampai infeksi pada saluran kemih Anda menghilang dan area yang terkena dampaknya sembuh.

Tips aman berhubungan seks saat menderita infeksi saluran kemih

efek vasektomi pada seks

Saat Anda didiagnosis terkena infeksi saluran kemih, dokter mungkin akan meresepkan antibiotik untuk membantu mengobati infeksi saluran kemih yang Anda atau pasangan alami.

Dokter juga biasanya akan memberikan beberapa pantangan makanan dan minuman yang baiknya Anda hindari untuk memperlancar pemulihan. Dalam hal ini, berhubungan seks bisa menjadi salah satu hal yang disarankan untuk tidak dilakukan.

Pengobatan infeksi saluran kencing biasanya membutuhkan waktu sekitar satu sampai dua minggu sampai gejalanya mereda dan sembuh total. Setelah itu, barulah Anda dan pasangan boleh kembali berhubungan intim seperti biasanya.

Namun, jika Anda memutuskan ingin tetap berhubungan seks meski sedang terinfeksi, lakukan kiat-kiat berikut supaya lebih aman.

  1. Perhatikan gejala infeksi. Jika Anda tiba-tiba ingin buang air kecil, segera hentikan aktivitas seksual. Pasalnya, menahan buang air kecil dapat menekan kandung kemih sehingga memperparah gejala infeksi.
  2. Buang air kecil sebelum dan sesudah berhubungan intim. Ini bermanfaat untuk membasuh bakteri yang terdapat di uretra Anda atau pasangan. Dengan demikian, risiko infeksi bisa diminimalisir.
  3. Hindari seks oral dan seks anal. Dua aktivitas seksual ini dapat memindahkan bakteri dari vagina ke anus dan mulut atau sebaliknya. Akibatnya, risiko penyebaran bakteri akan lebih besar dan meluas.
  4. Segera bersihkan diri setelah berhubungan seks. Terutama pada area genital, bersihkan dengan cara membasuh tangan dari depan ke belakang (vagina ke anus) agar bakteri dari anus tidak terbawa ke depan dan memperburuk infeksi.
  5. Rutin periksa ke dokter. Lakukan pemeriksaan berkala untuk tahu perkembangan infeksi saluran kemih Anda atau pasangan. Tanyakan pada dokter kapan waktu terbaik bisa kembali berhubungan seksual setelah dinyatakan sembuh.

Itulah tadi informasi mengenai Bolehkah Berhubungan Seks Saat Kena Infeksi Saluran Kemih? oleh - homecare24.xyz dan sekianlah artikel dari kami homecare24.xyz, sampai jumpa di postingan berikutnya. selamat membaca.

Tags:

Bolehkah Berhubungan Seks Saat Kena Infeksi Saluran Kemih? oleh - homecare24.xyz

By Blog Terbaru → Jumat, 07 Agustus 2020