Recent Posts

Halo sahabat selamat datang di website homecare24.xyz, pada kesempatan hari ini kita akan membahas seputar Bolehkah Berhubungan Seks Saat Kena Infeksi Saluran Kemih? oleh - homecare24.xyz, kami sudah mempersiapkan artikel tersebut dengan informatif dan akurat, silahkan membaca

Infeksi saluran kemih adalah salah satu penyakit yang banyak terjadi pada wanita. Namun, laki-laki juga bisa mengalaminya. Penyakit ini menimbulkan gejala berupa nyeri saat buang air kecil, bau urine menyengat, serta warna urine keruh atau kadang berdarah.

Jika Anda atau pasangan mengalaminya, mungkin muncul keraguan antara berhenti dan tetap melanjutkan berhubungan seks. Lantas, apakah boleh berhubungan seks saat menderita penyakit infeksi saluran kemih atau harus disetop dulu? Berikut penjelasannya.

Haruskah berhenti berhubungan seks saat infeksi saluran kencing?

cara memuaskan istri

Penyebab infeksi saluran kencing adalah infeksi bakteri yang menyerang saluran kemih. Hal ini menimbulkan gejala seperti nyeri saat buang air kecil, urinasi yang jadi lebih sering, anyang-anyangan, urine berwarna keruh atau bahkan berdarah. Beberapa orang juga mengalami gejala berupa demam serta mual dan muntah.

Penyakit ini lebih rentan menyerang wanita, terutama bagi mereka yang aktif berhubungan seksual. Sebabnya, uretra (saluran yang mengeluarkan urine dari kandung kemih) pada tubuh wanita lebih pendek daripada pria. Selain itu, posisi vagina juga berada sangat dekat dengan kandung kemih, membuatnya rentan dimasuki oleh bakteri.

Perlu diketahui, seks bisa menjadi awal mula terjadinya infeksi pada saluran kemih. Berhubungan seks dapat membuat gejala infeksi saluran kencing semakin parah.

Pasalnya, seks dapat mendorong bakteri yang ada di sekitar vagina masuk lebih jauh ke dalam tubuh melalui penetrasi sehingga hal ini akan membuat bakteri tinggal dan menempel di lapisan kandung kemih, lalu tumbuh dan berkembang biak di sana.

Lantas jika telah terjadi, pertanyaan selanjutnya adalah amankah hubungan seks yang dilakukan saat terkena infeksi saluran kemih.

Sebetulnya, Anda boleh-boleh saja berhubungan seks dengan pasangan meski saat Anda menderita infeksi saluran kencing. Namun, alangkah lebih baik jika Anda setop dulu berhubungan seks untuk sementara waktu.

Saat berhubungan seksual, semua benda yang masuk ke dalam vagina baik itu jari, mainan seks, maupun penis dapat memberikan tekanan berlebih pada organ saluran kencing. Akibatnya, kandung kemih akan semakin tergencet dan memicu rasa sakit saat berhubungan seksual.

Apakah infeksi saluran kencing bisa menular ke pasangan?

anal seks

Kabar baiknya, bercinta dengan pasangan yang terkena infeksi saluran kencing tidak menular. Penyakit ini tidak sama dengan penyakit kelamin menular seksual lain. Anda juga tidak akan tertular infeksi saluran kemih setelah menggunakan dudukan toilet yang sama.

Namun, perlu diingat bahwa memaksakan berhubungan seksual dapat memperparah gejala infeksi. Penetrasi akan memberi tekanan pada saluran kemih yang mungkin akan membuat Anda merasa tak nyaman.

Jadi, sebaiknya buatlah kesepakatan dengan pasangan untuk menunda berhubungan seks sampai infeksi pada saluran kemih Anda menghilang dan area yang terkena dampaknya sembuh.

Tips aman berhubungan seks saat menderita infeksi saluran kemih

efek vasektomi pada seks

Saat Anda didiagnosis terkena infeksi saluran kemih, dokter mungkin akan meresepkan antibiotik untuk membantu mengobati infeksi saluran kemih yang Anda atau pasangan alami.

Dokter juga biasanya akan memberikan beberapa pantangan makanan dan minuman yang baiknya Anda hindari untuk memperlancar pemulihan. Dalam hal ini, berhubungan seks bisa menjadi salah satu hal yang disarankan untuk tidak dilakukan.

Pengobatan infeksi saluran kencing biasanya membutuhkan waktu sekitar satu sampai dua minggu sampai gejalanya mereda dan sembuh total. Setelah itu, barulah Anda dan pasangan boleh kembali berhubungan intim seperti biasanya.

Namun, jika Anda memutuskan ingin tetap berhubungan seks meski sedang terinfeksi, lakukan kiat-kiat berikut supaya lebih aman.

  1. Perhatikan gejala infeksi. Jika Anda tiba-tiba ingin buang air kecil, segera hentikan aktivitas seksual. Pasalnya, menahan buang air kecil dapat menekan kandung kemih sehingga memperparah gejala infeksi.
  2. Buang air kecil sebelum dan sesudah berhubungan intim. Ini bermanfaat untuk membasuh bakteri yang terdapat di uretra Anda atau pasangan. Dengan demikian, risiko infeksi bisa diminimalisir.
  3. Hindari seks oral dan seks anal. Dua aktivitas seksual ini dapat memindahkan bakteri dari vagina ke anus dan mulut atau sebaliknya. Akibatnya, risiko penyebaran bakteri akan lebih besar dan meluas.
  4. Segera bersihkan diri setelah berhubungan seks. Terutama pada area genital, bersihkan dengan cara membasuh tangan dari depan ke belakang (vagina ke anus) agar bakteri dari anus tidak terbawa ke depan dan memperburuk infeksi.
  5. Rutin periksa ke dokter. Lakukan pemeriksaan berkala untuk tahu perkembangan infeksi saluran kemih Anda atau pasangan. Tanyakan pada dokter kapan waktu terbaik bisa kembali berhubungan seksual setelah dinyatakan sembuh.

Itulah tadi informasi mengenai Bolehkah Berhubungan Seks Saat Kena Infeksi Saluran Kemih? oleh - homecare24.xyz dan sekianlah artikel dari kami homecare24.xyz, sampai jumpa di postingan berikutnya. selamat membaca.

Tags:

Bolehkah Berhubungan Seks Saat Kena Infeksi Saluran Kemih? oleh - homecare24.xyz

By Blog Terbaru → Jumat, 07 Agustus 2020

Halo sahabat selamat datang di website homecare24.xyz, pada kesempatan hari ini kita akan membahas seputar Peran Penting Nutrisi untuk Kurangi Dampak Stunting pada Anak oleh - homecare24.xyz, kami sudah mempersiapkan artikel tersebut dengan informatif dan akurat, silahkan membaca

Stunting merupakan salah satu kondisi anak mengalami masalah pertumbuhan dan perkembangan di awal kehidupannya yang bisa jadi disebabkan oleh asupan nutrisi yang buruk. 

Nutrisi memiliki peran vital untuk mendukung tumbuh kembang anak apalagi jika si kecil sempat mengalami stunting. Dampak stunting pada anak pun tidak dapat dianggap sepele. Lebih lanjut, berikut beberapa dampak stunting dan peran nutrisi pada anak yang perlu Anda ketahui.

Mengenal dampak merugikan dari stunting anak

stunting adalah penyebab tubuh anak pendek

Berdasarkan data dari WHO, terdapat sekitar 144 juta anak di bawah umur 5 tahun mengalami stunting di seluruh dunia. Seringkali, stunting terjadi pada 1000 hari pertama kehidupan anak.

Stunting tidak hanya berdampak pada kesehatan anak, seperti menyebabkan ia lebih mudah sakit, tetapi juga pada perkembangan fisik dan mental.

Dilansir dari Powerofnutrition.org, dampak dari stunting dibagi menjadi dua, yaitu:

  • Dampak jangka pendek: Pertumbuhan otak menjadi kurang optimal contohnya berdampak pada IQ yang rendah dan sistem imun yang lemah.
  • Dampak jangka panjang: Usia pendek, memiliki postur tubuh yang lebih kecil, dan risiko mengalami penyakit seperti diabetes dan kanker lebih tinggi.

Tak hanya itu, dikarenakan stunting dapat mempengaruhi pertumbuhan otak, keterampilan dan kemampuan anak dalam belajar atau kognitif pun ikut terganggu. Penelitian tahun 2017 menemukan bahwa anak yang mengalami stunting akibat buruknya asupan nutrisi relatif mengalami kesulitan belajar saat menginjak usia yang lebih dewasa atau di masa depan.

Oleh karena itu, penting untuk diketahui bahwa nutrisi menjadi modal utama tumbuh kembang anak di awal kehidupannya.

Mengurangi dampak stunting pada anak dengan asupan nutrisi

nutrisi untuk daya tahan tubuh anak

Dilansir dari laman resmi UNICEF, anak membutuhkan sekitar 40 jenis nutrisi berbeda untuk tumbuh, berkembang, dan tetap sehat. Hal ini membutuhkan pola makan yang seimbang, termasuk susu, makanan sumber nabati dan hewani, serta sumber makanan yang telah difortifikasi atau melalui proses penambahan gizi.

Masalahnya, tidak mudah untuk selalu memenuhi kebutuhan ini. Oleh karena itu, makanan yang diformulasikan khusus untuk menambah kekurangan nutrisi setiap hari dapat digunakan.

Sebuah kajian tahun 2019 mengenai cara untuk meningkatkan status nutrisi pada anak yang mengalami stunting, menuturkan beberapa nutrisi yang sebaiknya dipenuhi anak setiap hari.

Vitamin A 

Vitamin A berperan penting dalam pertumbuhan anak dan keduanya juga saling berkesinambungan. Kekurangan vitamin A dapat menyebabkan gangguan pada pertumbuhan.

Menambah asupan vitamin A pada anak antara usia enam bulan dan lima tahun dapat mengurangi risiko kematian hingga 12 persen, diare hingga 15 persen, dan secara bertahap mengurangi kemungkinan anak mengalami stunting.

Vitamin A telah dikenal bermanfaat bagi kesehatan mata atau penglihatan anak. Bahkan, kekurangan asupan vitamin A merupakan salah satu penyebab kebutaan pada anak yang sebenarnya bisa dicegah. Manfaat lain yang tak kalah penting adalah vitamin ini berperan dalam mendukung daya tahan tubuh atau sistem imun dalam mencegah terjadi berbagai infeksi penyebab penyakit.

Salah satu cara menambah asupan vitamin A adalah dengan suplementasi seperti susu pertumbuhan. Vitamin A dapat ditemukan dalam dua kategori sumber makanan, yaitu sumber hewani seperti susu, ikan, dan daging; dan sumber nabati seperti sayuran berdaun hijau, wortel, ubi, dan mangga.

Zinc

Peran utama zinc adalah untuk mendukung tumbuh kembang anak yang normal untuk mengurangi dampak dari stunting.  Zink berperan penting untuk sintesis RNA dan DNA dan juga masih berhubungan dengan metabolisme vitamin A.

Beberapa studi yang dilansir di laman daring WHO menganalisis fungsi zinc dalam pertumbuhan anak. Secara garis besar dapat disimpulkan bahwa anak yang menerima tambahan asupan zink sebanyak 10 mg per hari selama 24 minggu membantu mendorong pertumbuhan tinggi anak hingga 0.37 (±0.25) cm dibandingkan dengan yang tidak. Selain itu, suplementasi zinc dapat memberikan dampak yang lebih besar pada anak yang mengalami stunting. 

Bentuk suplementasi zinc yang paling umum diberikan adalah dalam bentuk susu. Di samping itu, zinc tentu dapat ditemukan pada beberapa sumber makanan seperti telur, daging, ayam dan kacang-kacangan seperti kacang merah. 

Mikronutrien dengan omega-3

Kombinasi antara mikronutrien dan omega-3 secara jelas ditemukan dapat mengurangi kejadian stunting pada anak. Mikronutrien yang dimaksud adalah Docosahexaenoic acid atau biasa dikenal dengan DHA dan Arachidonic acid  (AA) yang esensial bagi tumbuh kembang anak.

Salah satu cara menambahkan asupan mikronutrien untuk anak adalah dengan memberikan susu pertumbuhan. Hal ini dibuktikan dari dua buah studi yang menunjukan bahwa kelompok anak yang mendapat tambahan mikronutrien dari susu menunjukan berkurangnya kejadian stunting dan kurang berat badan hingga 10%.

Protein whey

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, salah satu dampak dari stunting dalam jangka panjang adalah pertumbuhan tinggi dan berat badan yang kurang optimal.

Berdasarkan kajian tahun 2011 tentang efek whey dan kasein dalam susu untuk pertumbuhan anak, protein whey memiliki potensi untuk meningkatkan massa otot dan memiliki kualitas lebih baik dibandingkan kasein.

Untuk itu, protein whey yang terdapat dalam susu pertumbuhan dapat menjadi bagian dari upaya untuk mengurangi dampak dari stunting dengan meningkatkan pertumbuhan badan dengan optimal.

Stunting pada anak dapat memberikan dampak negatif di masa sekarang maupun di masa depan. Oleh karena itu, Anda perlu berusaha untuk menekan dampak ini dengan cara memenuhi kebutuhan nutrisi anak setiap hari.

Pilih makanan sehat dan seimbang serta tambahkan susu pertumbuhan pada pola makan yang mengandung berbagai nutrisi, termasuk yang telah dijelaskan di atas. Anda tentu selalu disarankan untuk menemui ahli medis atau dokter jika membutuhkan bimbingan apabila mendapati si kecil mengalami stunting.

Itulah tadi informasi dari daftar slot online mengenai Peran Penting Nutrisi untuk Kurangi Dampak Stunting pada Anak oleh - homecare24.xyz dan sekianlah artikel dari kami homecare24.xyz, sampai jumpa di postingan berikutnya. selamat membaca.

Tags:

Peran Penting Nutrisi untuk Kurangi Dampak Stunting pada Anak oleh - homecare24.xyz

By Blog Terbaru → Selasa, 28 Juli 2020

Halo sahabat selamat datang di website homecare24.xyz, pada kesempatan hari ini kita akan membahas seputar Cara Kerja Baking Soda untuk Membantu Memutihkan Gigi oleh - homecare24.xyz, kami sudah mempersiapkan artikel tersebut dengan informatif dan akurat, silahkan membaca

Memiliki gigi yang sehat dan putih merupakan idaman semua orang. Tak hanya alasan kesehatan, gigi yang putih dapat membuat Anda lebih percaya diri. Cara menjaga agar gigi tetap putih yang paling sederhana adalah dengan rutin menggosok gigi. Namun, terdapat cara lain yang dipercaya dapat membantu memutihkan gigi, yaitu dengan menggunakan baking soda. Bagaimana bisa baking soda digunakan untuk membuat gigi jadi lebih putih? Ini dia penjelasan yang perlu Anda tahu.

Efektivitas penggunaan baking soda dalam pasta gigi

Beberapa penelitian telah meninjau kandungan baking soda dalam pasta gigi dan menghasilkan kesimpulan yang positif termasuk manfaatnya untuk membantu memutihkan gigi. Salah satunya adalah jurnal yang diterbitkan Journal of American Dental Association (JADA) menemukan bahwa pasta gigi yang mengandung baking soda lebih efektif dalam mengurangi noda dan meningkatkan warna putih pada gigi.

Selain terbukti efektif dalam menghilangkan noda dan memutihkan gigi, kandungan baking soda dalam pasta gigi juga aman untuk digunakan sehari-hari. Dikutip dari jurnal tahun 2017 yang juga diterbitkan oleh JADA, baking soda merupakan satu dari beberapa kandungan pasta gigi abrasif yang paling lembut jika dibandingkan seperti dengan kandungan silika.

Cara kerja baking soda untuk membantu memutihkan gigi

Baking soda atau sodium bicarbonate (NaHCO3) sudah lama digunakan dalam pasta gigi karena memiliki sifat abrasif sehingga dapat menghilangkan noda pada gigi. Berdasarkan jurnal terbitan Journal of Clinical and Experimental Dentistry, senyawa lain yang bersifat abrasif seperti silika dan natrium bikarbonat memang dapat juga membantu menghilangkan noda, tetapi tidak sebaik baking soda.

Masih dari jurnal yang sama menemukan bahwa menyikat gigi menggunakan pasta gigi yang mengandung baking soda selama 30 detik dapat menghilang noda dan memutihkan gigi. Hal ini tentu terjadi berkat sifat abrasif dari baking soda.

Membuat campuran baking soda sendiri yang aman

Baking soda memang aman dan efektif dalam membersihkan gigi. Namun, jika ingin membuat pasta gigi sendiri, Anda perlu memperhatikan takarannya. Terlalu banyak atau menggunakan baking soda tanpa takaran dapat mengikis enamel gigi.

Apabila Anda mendapati gigi mulai berwarna kuning setelah menyikat gigi menggunakan pasta gigi buatan sendiri, artinya enamel gigi telah terkikis dan telah mencapai lapisan dalam gigi bernama dentin.

Untuk itu, pastikan untuk memakai baking soda secukupnya dan jangan berlebihan. Berikut resep pasta gigi dari baking soda dari Dentaly.org yang mungkin dapat menjadi referensi Anda:

  • 100 gram baking soda (kurang dari setengah cangkir)
  • 10-15 tetes minyak alami dengan rasa sesuai selera
  • Air purifikasi
  • 1 sendok teh garam laut

Campurkan baking soda, garam, dan minyak alami sambil menambahkan air sedikit demi sedikit hingga pasta terbentuk. Anda dapat menyesuaikan konsistensi dari pasta gigi sesuai keinginan. Garam laut bermanfaat untuk menambah mineral, tetapi jika tidak suka dengan rasanya, Anda boleh untuk tidak menggunakannya.

Manfaat baking soda untuk membantu gigi kembali putih sudah dibuktikan oleh berbagai jurnal dan penelitian. Tentu Anda dapat membuat pasta gigi sendiri seperti dengan resep yang sudah dijelaskan sebelumnya. Hanya, tetap perhatikan jumlah baking soda yang digunakan agar tidak menimbulkan efek samping.

Anda juga dapat menambahkan minyak kelapa (coconut oil) dalam campuran pasta gigi racikan sendiri. Perpaduan baking soda dan minyak kelapa dapat menghasilkan pasta atau busa yang aman dan lembut untuk gigi. Selain itu, minyak kelapa dikenal dapat meningkatkan kesehatan mulut dan gigi serta berpotensi melawan bakteri penyebab kerusakan gigi.

Cara yang lebih praktis jika ingin mendapat manfaat dari baking soda adalah dengan memilih pasta gigi yang mengandung senyawa ini. Satu hal yang perlu dipertimbangkan adalah Anda sebaiknya berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu apabila memiliki kondisi gigi sensitif atau masalah kesehatan mulut dan gigi lainnya.

Itulah tadi informasi dari daftar slot online mengenai Cara Kerja Baking Soda untuk Membantu Memutihkan Gigi oleh - homecare24.xyz dan sekianlah artikel dari kami homecare24.xyz, sampai jumpa di postingan berikutnya. selamat membaca.

Tags:

Cara Kerja Baking Soda untuk Membantu Memutihkan Gigi oleh - homecare24.xyz

By Blog Terbaru → Senin, 27 Juli 2020

Halo sahabat selamat datang di website homecare24.xyz, pada kesempatan hari ini kita akan membahas seputar Cara Kerja Baking Soda untuk Membantu Memutihkan Gigi oleh - homecare24.xyz, kami sudah mempersiapkan artikel tersebut dengan informatif dan akurat, silahkan membaca

Memiliki gigi yang sehat dan putih merupakan idaman semua orang. Tak hanya alasan kesehatan, gigi yang putih dapat membuat Anda lebih percaya diri. Cara menjaga agar gigi tetap putih yang paling sederhana adalah dengan rutin menggosok gigi. Namun, terdapat cara lain yang dipercaya dapat membantu memutihkan gigi, yaitu dengan menggunakan baking soda. Bagaimana bisa baking soda digunakan untuk membuat gigi jadi lebih putih? Ini dia penjelasan yang perlu Anda tahu.

Efektivitas penggunaan baking soda dalam pasta gigi

Beberapa penelitian telah meninjau kandungan baking soda dalam pasta gigi dan menghasilkan kesimpulan yang positif termasuk manfaatnya untuk membantu memutihkan gigi. Salah satunya adalah jurnal yang diterbitkan Journal of American Dental Association (JADA) menemukan bahwa pasta gigi yang mengandung baking soda lebih efektif dalam mengurangi noda dan meningkatkan warna putih pada gigi.

Selain terbukti efektif dalam menghilangkan noda dan memutihkan gigi, kandungan baking soda dalam pasta gigi juga aman untuk digunakan sehari-hari. Dikutip dari jurnal tahun 2017 yang juga diterbitkan oleh JADA, baking soda merupakan satu dari beberapa kandungan pasta gigi abrasif yang paling lembut jika dibandingkan seperti dengan kandungan silika.

Cara kerja baking soda untuk membantu memutihkan gigi

Baking soda atau sodium bicarbonate (NaHCO3) sudah lama digunakan dalam pasta gigi karena memiliki sifat abrasif sehingga dapat menghilangkan noda pada gigi. Berdasarkan jurnal terbitan Journal of Clinical and Experimental Dentistry, senyawa lain yang bersifat abrasif seperti silika dan natrium bikarbonat memang dapat juga membantu menghilangkan noda, tetapi tidak sebaik baking soda.

Masih dari jurnal yang sama menemukan bahwa menyikat gigi menggunakan pasta gigi yang mengandung baking soda selama 30 detik dapat menghilang noda dan memutihkan gigi. Hal ini tentu terjadi berkat sifat abrasif dari baking soda.

Membuat campuran baking soda sendiri yang aman

Baking soda memang aman dan efektif dalam membersihkan gigi. Namun, jika ingin membuat pasta gigi sendiri, Anda perlu memperhatikan takarannya. Terlalu banyak atau menggunakan baking soda tanpa takaran dapat mengikis enamel gigi.

Apabila Anda mendapati gigi mulai berwarna kuning setelah menyikat gigi menggunakan pasta gigi buatan sendiri, artinya enamel gigi telah terkikis dan telah mencapai lapisan dalam gigi bernama dentin.

Untuk itu, pastikan untuk memakai baking soda secukupnya dan jangan berlebihan. Berikut resep pasta gigi dari baking soda dari Dentaly.org yang mungkin dapat menjadi referensi Anda:

  • 100 gram baking soda (kurang dari setengah cangkir)
  • 10-15 tetes minyak alami dengan rasa sesuai selera
  • Air purifikasi
  • 1 sendok teh garam laut

Campurkan baking soda, garam, dan minyak alami sambil menambahkan air sedikit demi sedikit hingga pasta terbentuk. Anda dapat menyesuaikan konsistensi dari pasta gigi sesuai keinginan. Garam laut bermanfaat untuk menambah mineral, tetapi jika tidak suka dengan rasanya, Anda boleh untuk tidak menggunakannya.

Manfaat baking soda untuk membantu gigi kembali putih sudah dibuktikan oleh berbagai jurnal dan penelitian. Tentu Anda dapat membuat pasta gigi sendiri seperti dengan resep yang sudah dijelaskan sebelumnya. Hanya, tetap perhatikan jumlah baking soda yang digunakan agar tidak menimbulkan efek samping.

Anda juga dapat menambahkan minyak kelapa (coconut oil) dalam campuran pasta gigi racikan sendiri. Perpaduan baking soda dan minyak kelapa dapat menghasilkan pasta atau busa yang aman dan lembut untuk gigi. Selain itu, minyak kelapa dikenal dapat meningkatkan kesehatan mulut dan gigi serta berpotensi melawan bakteri penyebab kerusakan gigi.

Cara yang lebih praktis jika ingin mendapat manfaat dari baking soda adalah dengan memilih pasta gigi yang mengandung senyawa ini. Satu hal yang perlu dipertimbangkan adalah Anda sebaiknya berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu apabila memiliki kondisi gigi sensitif atau masalah kesehatan mulut dan gigi lainnya.

Itulah tadi informasi dari situs judi online mengenai Cara Kerja Baking Soda untuk Membantu Memutihkan Gigi oleh - homecare24.xyz dan sekianlah artikel dari kami homecare24.xyz, sampai jumpa di postingan berikutnya. selamat membaca.

Tags:

Cara Kerja Baking Soda untuk Membantu Memutihkan Gigi oleh - homecare24.xyz

By Blog Terbaru → Minggu, 26 Juli 2020

Halo sahabat selamat datang di website homecare24.xyz, pada kesempatan hari ini kita akan membahas seputar Sesak Napas oleh - homecare24.xyz, kami sudah mempersiapkan artikel tersebut dengan informatif dan akurat, silahkan membaca

Itulah tadi informasi dari daftar poker online terpercaya mengenai Sesak Napas oleh - homecare24.xyz dan sekianlah artikel dari kami homecare24.xyz, sampai jumpa di postingan berikutnya. selamat membaca.

Tags:

Sesak Napas oleh - homecare24.xyz

By Blog Terbaru → Jumat, 24 Juli 2020

Halo sahabat selamat datang di website homecare24.xyz, pada kesempatan hari ini kita akan membahas seputar Ditandai dengan Batuk Terus-menerus, Apakah Bronkitis Menular? oleh - homecare24.xyz, kami sudah mempersiapkan artikel tersebut dengan informatif dan akurat, silahkan membaca

Bronkitis adalah peradangan selaput saluran bronkial, yaitu saluran yang membawa udara dari dan menuju paru-paru. Kondisi ini bisa dibedakan menjadi dua jenis, yaitu akut dan kronis. Gejala kedua jenis bronkitis tersebut adalah batuk-batuk yang tak kunjung sembuh dalam jangka waktu tertentu. Dengan gejala seperti itu, pertanyaan selanjutnya yang mungkin muncul adalah apakah bronkitis merupakan penyakit menular? Adakah hal yang bisa dilakukan sebagai upaya pencegahan bronkitis? Ulasan di bawah ini akan menjawab pertanyaan tersebut.

Apakah bronkitis merupakan penyakit menular?

Anda mungkin bertanya-tanya, apakah penyakit bronkitis menular atau tidak. Sayangnya, jawabannya tidak semudah “ya” atau “tidak”.

Segala penjelasan mengenai bronkitis selalu dibedakan dari kedua jenisnya, yaitu akut dan kronis. Simak penjelasannya di bawah ini!

Bronkitis akut

penyebab bronkitis

Bronkitis yang biasanya menular adalah jenis akut. Hal ini karena penyebab bronkitis kronis biasanya adalah virus atau bakteri, yang mudah menyebar.

Kuman tersebut menyebabkan peradangan yang memicu munculnya gejala bronkitis, seperti batuk, tidak enak badan, hingga sesak napas. Batuk yang dihasilkan pun mengandung lendir dan bisa berubah warna.

Dilansir dari Mayo Clinic, kuman penyebab bronkitis akut menular melalui tetesan dahak yang dihasilkan orang yang sakit dengan batuk, bersin, atau berbicara. Anda bisa tertular karena menghirup tetesan tersebut.

Selain itu, kuman juga dapat menyebar melalui kontak dengan benda yang terinfeksi. Bronkitis juga bisa menular ketika Anda menyentuh barang yang terkena virus, kemudian menyentuh mulut, mata, atau hidung Anda.

Itulah sebabnya mengapa Anda perlu menutup mulut ketika bersin atau batuk demi mencegah penularan bronkitis.

Jika Anda sudah menjalani pengobatan untuk bronkitis, penularan biasanya akan berhenti 24 jam setelah memulai pengobatan. Jika Anda mengidap bronkitis yang disebabkan oleh virus, antibiotik tidak akan mengatasi kondisi Anda. Namun, pengobatan tradisional mungkin bisa meredakan gejala akibat bronkitis. 

Bronkitis virus bisa membuat Anda menularkan penyakit yang sama kepada orang lain setidaknya selama beberapa hari, atau mungkin seminggu.

Bronkitis kronis

pneumonia dan bronkitis

Apakah bronkitis kronis juga menular seperti bronkitis akut? Jawabannya adalah sering kali tidak.

Bronkitis kronis merupakan peradangan saluran napas yang berlangsung dalam jangka panjang. Penyebab utamanya adalah paparan asap rokok.

Selain itu, kondisi ini juga dapat dipicu dengan berbagai iritasi, seperti polusi udara. Oleh karena itu, bronkitis kronis biasanya tidak akan menular dari satu orang ke orang lainnya.

Namun, jika Anda mengidap bronkitis kronis, Anda juga bisa terkena bronkitis akut. Dalam kasus ini, bronkitis akut merupakan komplikasi dari bronkitis kronis. 

Apa saja upaya pencegahan bronkitis yang bisa dilakukan?

Setelah mempunyai jawaban tentang apakah bronkitis menular atau tidak, Anda tentu mencari cara agar terhindar dari penyakit tersebut. Anda bisa menurunkan risiko terkena bronkitis dengan melakukan langkah-langkah pencegahan di bawah ini:

1. Berhenti merokok

Salah satu jurus utama pencegahan bronkitis adalah berhenti merokok jika Anda seorang perokok. Jika Anda bukan perokok, jangan pernah dekati rokok. 

Anda juga dianjurkan untuk menghindari asap rokok (perokok pasif). Dikutip dari situs Departemen Kesehatan Victoria, Australia, merokok pasif meningkatkan risiko penyakit pernapasan, termasuk bronkitis.

Berhenti merokok juga merupakan cara untuk mencegah penyakit paru obstruktif kronis (PPOK), gangguan paru yang terdiri dari bronkitis kronis. Ketika Anda telah didiagnosis PPOK, penting untuk segera berkomitmen untuk menghentikan kebiasaan merokok. 

COPD Foundation menyebutkan bahwa tetap merokok setelah didiagnosis PPOK membuat Anda semakin rentan terhadap perburukan gejala (eksaserbasi). 

tips berhenti merokok

2. Lakukan vaksinasi

Langkah pencegahan bronkitis lainnya adalah dengan melakukan vaksinasi. Hal ini karena bronkitis akut biasanya disebabkan oleh virus influenza. 

Melakukan vaksinasi influenza rutin adalah pilihan yang tepat untuk mencegah bronkitis akut. Pusat pengendalian dan pencegahan penyakit Amerika Serikat, CDC, menyebut vaksinasi ini dianjurkan untuk orang-orang dengan kriteria di bawah ini:

  • Anak di atas usia 6 tahun
  • Orang dewasa berusia 65 tahun atau lebih tua
  • Ibu hamil 
  • Orang dengan kondisi kesehatan kronis 

Selain itu, Anda juga bisa mencegah bronkitis dengan cara melakukan vaksinasi yang bisa melawan pneumonia. Langkah pencegahan itu perlu Anda lakukan demi menghindari komplikasi bronkitis berupa pneumonia.

Berbagai Vaksin yang Bisa Mencegah Pneumonia

3. Cuci tangan

Cuci tangan untuk mencegah virus penyebab hepatitis A

Cara lain mencegah penularan bronkitis adalah melakukan cuci tangan dengan benar. Cuci tangan dapat mencegah infeksi virus yang bisa menjadi penyebab bronkitis. 

Anda bisa menjaga kebersihan tangan Anda dengan membasuhnya dengan pembersih berbahan dasar alkohol. Cara ini tergolong lebih cepat daripada mencuci tangan dengan sabun dan air. 

Cuci tangan Anda menggunakan sabun dan air jika tangan tampak kotor karena darah atau cairan tubuh, atau setelah menggunakan toilet. 

4. Menggunakan masker 

Jika Anda menderita bronkitis kronis, Anda mungkin akan mempertimbangkan untuk mengenakan masker di tempat kerja Anda. Hal ini dilakukan untuk mencegah paparan polusi, debu, atau asap dan memberi kenyamanan untuk Anda saat berada di tengah orang banyak. 

Masker juga digunakan untuk mencegah Anda terpapar virus influenza yang sering menyebabkan bronkitis akut. CDC menyebutkan, jika Anda mengalami gejala flu, sebaiknya tetap di rumah hingga gejalanya hilang. Periksa gejala kondisi Anda di sini.

Namun, jika Anda diharuskan keluar rumah, Anda disarankan mengenakan masker untuk mencegah penularan bronkitis kepada orang lain. 

Itulah tadi informasi dari daftar poker online mengenai Ditandai dengan Batuk Terus-menerus, Apakah Bronkitis Menular? oleh - homecare24.xyz dan sekianlah artikel dari kami homecare24.xyz, sampai jumpa di postingan berikutnya. selamat membaca.

Tags:

Ditandai dengan Batuk Terus-menerus, Apakah Bronkitis Menular? oleh - homecare24.xyz

By Blog Terbaru → Sabtu, 18 Juli 2020

Halo sahabat selamat datang di website homecare24.xyz, pada kesempatan hari ini kita akan membahas seputar Bagaimana Cara Mengobati Gejala Bronkitis dengan Bawang Putih? oleh - homecare24.xyz, kami sudah mempersiapkan artikel tersebut dengan informatif dan akurat, silahkan membaca

Tak hanya ppengobatan medis, banyak masyarakat Indonesia yang masih mengandalkan pengobatan alami untuk mengatasi kondisi kesehatannya, termasuk bronkitis. Salah satu bahan alami yang disebut dapat mengatasi gejala bronkitis adalah bawang putih. Berikut ulasan lengkap tentang bawah putih sebagai pereda gejala bronkitis.

Bisakah mengobati gejala bronkitis dengan bawang putih?

Bronkitis ditandai dengan batuk terus-menerus yang tak kunjung reda dalam jangka waktu tertentu. Gejala tersebut tentu bisa mengganggu aktivitas Anda jika tidak segera diatasi. 

Bronkitis akut yang biasanya disebabkan oleh virus tidak dapat diobati dengan antibiotik. Biasanya, kondisi ini akan sembuh dengan sendirinya. Itu sebabnya, obat yang biasanya diberikan hanyalah obat-obatan untuk mengatasi gejala yang muncul, seperti batuk. Tak hanya obat medis, terdapat beberapa bahan alamiyang juga bisa meredakan gejala bronkitis, seperti batuk. Bawang putih salah satunya. 

bawang putih untuk obat batuk berdahak

Bawang putih (Allium saticum L.) adalah salah satu obat herbal terbaik yang telah banyak diteliti tentang khasiatnya. Bawang putih biasanya digunakan sebagai cara mengobati infeksi, pilek, diabetes, penyakit jantung, dan sejumlah gangguan lainnya, termasuk berbagai gejala bronkitis.  

Selain itu, jurnal yang dipublikasikan Avicenna Journal of Phytomedicine menyebutkan bahwa bawang putih juga disebut mengandung sejumlah khasiat lainnya, seperti:

  • Antitumor
  • Antiperadangan
  • Antimikroba
  • Antiprotozoa
  • Antijamur
  • Antivirus

Bawang putih aman dikonsumsi dalam jumlah yang wajar. Efek samping yang mungkin saja muncul setelah Anda mengonsumsi bahan alami ini adalah bau napas dan tubuh, mulas, dan sakit perut.

Cara mengobati gejala bronkitis dengan bawang putih

Lung Health Institute menyebutkan bawang putih memiliki khasiat menyerupai antibiotik untuk membantu melawan peradangan dan sumbatan yang menyerang paru-paru. Namun, tidak banyak penelitian yang menguji tentang cara mengobati bronkitis dengan bawang putih.

Sebuah studi yang dipublikasikan National Library of Medicine menunjukkan bahwa ekstrak bawang putih memiliki efek penghambatan virus bronkitis menular pada embrio ayam. Buku yang disebutkan Avicenna Journal of Phytomedicine pun merekomendasikan bawang putih sebagai cara mengobati batuk kronis, yang merupakan gejala bronkitis.

membedakan jenis batuk

Jurnal tersebut juga menunjukkan bahwa antivirus yang ditemukan dalam jumlah yang sangat sedikit dalam bawang putih dapat melawan virus, seperti influenza dan rhinovirus. Virus-virus tersebut diketahui sebagai penyebab bronkitis yang umum.  

Sementara itu, jurnal yang dipublikasikan The Journal of Nutrition menyatakan bahwa mengonsumsi bawang putih secara rutin dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Seperti diketahui, risiko bronkitis dapat meningkat ketika Anda memiliki sistem kekebalan tubuh rendah. Artinya, jurnal tersebut mendukung anggapan bahwa cara mengobati gejala bronkitis dapat dilakukan dengan bawang putih. 

Meskipun bawang putih diyakini sebagai bahan alami yang aman, tidak banyak studi yang meneliti efek sampingnya secara detail. Keamanan bawang putih perlu diteliti, terutama untuk wanita hamil atau menyusui, serta anak kecil. 

Selain bawang putih, obat alami apa lagi yang bisa mengatasi gejala bronkitis?

Selain bawang putih, berbagai bahan alami lainnya juga bermanfaat untuk mengatasi rasa tak nyaman akibat gejala bronkitis. Cara mengobati gejala yang disebabkan oleh bronkitis lainnya tentu dengan menggunakan obat batuk. 

Berbagai Pilihan Pengobatan untuk Atasi Bronkitis

Selain bawang putih, mengobati gejala bronkitis juga bisa dilakukan dengan cara mengonsumsi obat tradisional bronkitis berikut ini:

  • Nanas untuk meredakan batuk berdahak
  • Madu untuk meredakan batuk
  • Jahe untuk menenangkan saluran pernapasan yang meradang
  • Kunyit untuk mengatasi iritasi dan meningkatkan daya tahan tubuh

Pengobatan bronkitis, baik medis atau pun non-medis, bertujuan untuk meredakan gejala, mencegah komplikasi bronkitis, hingga memperlambat berkembangnya penyakit. Obat-obatan tradisional dapat Anda konsumsi sebagai pelengkap dari pengobatan medis yang Anda jalani. Selalu konsultasikan dengan dokter Anda untuk mendapatkan saran yang terbaik.

Itulah tadi informasi mengenai Bagaimana Cara Mengobati Gejala Bronkitis dengan Bawang Putih? oleh - homecare24.xyz dan sekianlah artikel dari kami homecare24.xyz, sampai jumpa di postingan berikutnya. selamat membaca.

Tags:

Bagaimana Cara Mengobati Gejala Bronkitis dengan Bawang Putih? oleh - homecare24.xyz

By Blog Terbaru → Kamis, 16 Juli 2020